Jakarta – Pola diet yang tepat sudah dijalankan, olahraga pun tak ketinggalan dari rutinitas harian. Tapi kenapa hasilnya masih kurang memuaskan? Mungkin cara Anda menjalankan aktivitas olahraga yang kurang tepat.
Olahraga tidak sekadar menggerakkan seluruh anggota tubuh secara intens hingga berkeringat. Ada sejumlah teknik –di luar jenis olahraga itu sendiri– yang bisa membantu Anda mendapatkan hasil yang efektif. Ini dia caranya, seperti dikutip dari Ourvanity.
1. Batasi Durasi Olahraga
Efektivitas olahraga tidak selalu tergantung pada lamanya durasi, melainkan jenis latihan. Latihan intensitas tinggi dengan durasi pendek hasilnya bisa lebih optimal dibandingkan latihan intensitas rendah dalam durasi lama. Dengan mengombinasikan latihan kardio dan angkat beban, Anda hanya perlu waktu 30-40 menit dalam sehari.
2. Latihan dengan Kecepatan Rendah
Jangan memaksa tubuh terlalu cepat bergerak saat latihan atau olahraga. Hal ini bisa menimbulkan cedera dan otot-otot tubuh bekerja lebih keras saat mengalami kontraksi dalam waktu lama. Sesuaikan tingkat kecepatan dengan kemampuan dan jenis latihan Anda, agar otot bisa bekerja secara normal dan tidak tegang.
3. Ubah dan Kombinasikan Rutinitas Olahraga
Ubah gerakan latihan Anda setiap dua minggu agar otot bisa bergerak seluruhnya. Saat olahraga, kombinasikan beberapa jenis latihan. Misalnya kardio dengan angkat beban. Lompat tali dan angkat beban bisa membantu menurunkan berat tubuh lebih cepat, sementara push up dan squat melatih otot-otot tertentu. Tapi jika Anda ingin mengurangi berat sekaligus membentuk beberapa bagian tubuh, maka sebaiknya melakukan latihan full-body.
4. Mulai Latihan dengan Pemanasan dan Angkat Beban Ringan
Jangan pernah melakukan olahraga tanpa pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan atau peregangan akan membuat otot lebih siap untuk olahraga intensif. Jika Anda baru memulai latihan angkat beban, awali dengan beban yang ringan, baru tingkatkan beban secara bertahap dengan pengawasan pelatih profesional.
Jangan pernah mencoba mengangkat beban berat tanpa panduan yang tepat, karena bisa menyebabkan cidera otot, yang penyembuhannya akan memakan waktu lama.
5. Beri Jeda untuk Istirahat
Istirahat sangat penting untuk perbaikan otot. Karena itu, hindari mengikuti beberapa sesi olahraga terus menerus. Istirahatkan otot-otot Anda di antara sesi latihan.
(hst/eya)







dear tim sportindo:1. untuk ltaihan dirumah, apabila dengan dumbbell yang ada sudah tidak berasa lagi muscle challange -nya, apakah harus ditambah set-nya misalnya dari 4 set menjadi 6 set dengan berat dumbbell yang sama atau saya harus mengganti dumbbell dengan ukuran yang lebih berat dengan kondisi ltaihan 4 set.2. kalau dilihat dari file FATLOSS, ltaihannya di hari pertama adalah chest (4 macam ltaihan x 4 set) + abdominal + cardio, apabila yang saya lakukan adalah 2 macam ltaihan dada x 4 set + 2 ltaihan punggung/bahu x 4 set + 2 ltaihan kaki x 4 set + 2 ltaihan abs x 4 set + 2 set ltaihan tricep/bicep x 4 set + cardio dengan total ltaihan beban 45 menit dan cardio 45 menit, apakah diperbolehkan (maksudnya tidak over), karena di beberapa artikel saya temukan kalimat ltaihan otot besar + otot kecil harus merata 3. saya sudah ltaihan selama 1 bulan, hasilnya adalah berat badan turun dari 59kg ke 57kg sekarang lagi di antara 56-57 kg karena sedang PMS (pra mens synd), saya mau ukur lengan+paha tapi bingung ngukurnya dari lingkar yang mana karena kan lengan itu gak sama semua juga paha. tapi berasa agak mengecil karena saya punya measurement dress yang hanya bisa dipakai kalau kurus saja. 4. pertanyaan terakhir, selama 3 hari belakangan ini pas mau kardio disore hari setelah ltaihan beban, badan lemas total, terutama kaki, kenapa ya?terima kasih ya team sportindo your guidance means a lot to me because I’ve been trying to loss weight and I had stuck. So far so good with your concept and it does make sense.